Tentang MIDI

Apa Itu MIDI?

Apa itu midi? MIDI merupakan singkatan dari Musical Instrument Digital Interface. Dengan menggunakan midi sobat dapat saling bertukar data Contohnya adalah pertukaran data antara 2 buah keyboard, atau sebuah keyboard dengan PC. Untuk menggunakan midi sebuah perangkat harus dihubungkan melalui port midi. Ada banyak sekali jenis-jenis perintah midi yang akan diulas. Jadi lanjutkan membaca ya?

Sebuah file MIDI dapat dikonversi ke file audio lain seperti mp3, wav, aac, dan sebagai, namun hal sebaliknya tidak dapat dilakukan. Hal tersebut karena midi bukanlah file musik. MIDI hanya berisi perintah-perintah untuk menjalankan musik

[adinserter block=”1″]

Untuk menjalankan midi sebuah perangkankat harus mempunyai yang namanya synthesizer

apa itu midi? Jenis-jenis perintah pada midi

Jenis-jenis perintah pada midi

beberapa perintah pada MIDI antara lain adalah:

Velocity

Velocity adalah besaran angka antara 0 hingga 127 yang biasanya digunakan untuk mendeskripsikan volume ( gain ) dari sebuah MIDI Note ( semakin besar nilai Velocity maka semakin keras suara yg dihasilkan )

Note merupakan nada yang dihasilkan oleh tuts yang ditekan. Dalam konsep MIDI, Note ini bernilai antara 0 hingga 127.

Aftertouch

Aftertouch merupakan lama penekanan tuts setelah instrumen MIDI mengenali Note yang ditekan dan Velocity yang dihasilkan. Aftertouch bernilai antara 0 hinggal 127

Pitchbend

Pitchbend adalah pesan yang timbul saat wheel atau slider yang ada di MIDI keyboard/controller difungsikan. Dengan menggerakkan roda slider yang ada di MIDI keyboard/controller maka pitch ( nada ) dari tuts yang sudah ditekan akan berubah naik maksimal 1 not atapun turun maksimal 1 not dari nada asli yang ditekan.

Nilai dari Pitchbend berkisar antara 0 hingga 127. Jika angka 64 ( setengah dari 0 – 127 ) yang berarti “Note tidak ada pesan Pitchbend”

Patch Change

Patch change berfungsi mengubah suara instrumen MIDI langsung dari MIDI keyboard/controller. sebagai contoh sobat dapat mengganti suara Violin menjadi suara gitar saat ditengah-tengah lagu secara langsung

[adinserter block=”2″]

Continuous Controller

Berfungsi untuk memberikan efek MIDI seperti Reverb, Vibrato, Filter,dan lainnnya secara langsung.

Sebuah file MIDI dapat terdiri 16 channel informasi musik yang masing-masing dapat di arahkan ke peranti yang berbeda.

Dari 16 channel tersebut, channel ke 10 khusus dipergunakan untuk drum

Keuntungan menggunakan MIDI

Dengan menggunakan file MIDI ada beberapa keuntungan yang diperoleh yaitu

ukuran file yang lebih kecil

Sebuah full lagu dalam format MIDI hanya membutuhkan beberapa kilo byte saja untuk space penyimpanan. Meskipun data MIDI tersebut melibatkan banyak sekali track, namun media penyimpanan yang diperlukan hanya sedikit.

Mudah Untuk Dimodifikasi atau Dimanipulasi

Sebuah lagu dengan format MIDI sangatlah mudah untuk dimodifikas maupun diubah notasi nya. Sobat dapat mengubah pitch instrumen, durasi lagu, dan parameter-parameter lain tanpa melakukan proses rekaman ulang.

Hal ini tidak dapat sobat lakukan jika sobat merekam musik dalam bentuk file audio

Mudah Untuk Mengubah Suara Instrumen

MIDI hanyalah sebuah kumpulan pesan dari satu perangkat MIDI ke perangkat MIDI yang lain. Jadi sobat bisa mengirimkan pesan-pesan MIDI ini ke berbagai jenis suara instrumen musik. Contoh sobat dapat menghubungkan 2 buah keyboard melalui port midi

Baca Juga

Menjadi sangat mudah untuk mengganti suara instrumen musik sesuai dengan yang kita inginkan dalam waktu sekejap dengan konsep MIDI ini

[adinserter block=”3″]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *