rangkaian transistor sebagai penguat arus dan saklar

rangkaian transistor sebagai penguat arus dan saklarTransistor adalah komponen yang terbuat dari semikonduktor yang mempunyai 3 buah kaki masing-masing bernama basis, kolektor, dan emittor

Fungsi utama transistor dapat digunakan sebagai penguat arus dan saklar

[adinserter block=”1″]

contoh rangkaian transistor sebagai penguat arus dan saklar dapat sobat temui pada amplifier dan lampu otomatis

Adapun cara kerja transistor sebagai penguat arus dan saklar adalah sebagai berikut

rangkaian transistor sebagai penguat arus dan saklar

sebelum membahas tentang cara kerja transistor sebagai penguat arus terlebih dahulu perhatikan cara menyalakan lampu pada gambar berikut

cara kerja transistor

lampu 12V pada gambar diatas akan menyala pada tegangan 12V sedangkan jika diberi tegangan rendah misal 5V maka lampu akan menyala redup atau bahkan tidak menyala

rangkaian transistor sebagai penguat arus dan saklar
jika diberi tegangan 5V lampu tidak menyala

bagaimana cara menyalakan lampu 12V dengan tegangan 5V atau bahkan lebih rendah ?

Pernahkah sobat mempunyai permasalahan atau pertanyaan seperti diatas?

Jika ia maka baca artikel ini sampai selesai

Jika sobat mempunyai lampu 12V sedangkan sobat mempunyai tegangan 5V dan dengan tegangan 5V tersebut sobat bermaksud untuk dapat mengendalikan lampu maka sobat dapat mengendalikannya dengan menggunakan sebuah transistor

[adinserter block=”2″]

Contoh rangkaian transistor sebagai penguat arus adalah seperti pada gambar berikut

cara kerja transistor sebagai penguat arus

 

Dengan membuat rangkaian seperti diatas sobat dapat menyalakan lampu yang bertenaga besar dengan tenaga yang kecil

cara kerja transistor sebagai penguat arus dan saklar

arus pada kaki basis yang kecil digunakan untuk mengatur arus besar pada kaki kolektor

Pada gambar diatas tegangan pada basis sebesar 5V, dengan tegangan 5V tersebut mampu menghidupkan kaki kolektor dengan tegangan 5V

[adinserter block=”3″]

Intinya adalah dengan arus basis yang kecil dapat menghidupkan sebuah transistor dan menghidupkan kaki kolektor

Untuk mencegah panas pada Transistor biasanya pada kaki basis diberi sebuah resistor yang digunakan untuk menghambat arus 

untuk mencegah kerusakan transistor maka kaki basis dan kolektor tidak diperbolehkan terhubung secara langsung

Rangkaian transistor diatas dapat sobat temui pada amplifier, tone control, preamp dan lain sebagainya

Baca juga artikel lainnya tentang cara memasang beberapa input pada amplifier

One Reply to “rangkaian transistor sebagai penguat arus dan saklar”

  1. Permisi mau nanya, itu in case nya kan dengan tegangan 5V untuk menyalakan lampu 12V. Nah solusi yang dijelaskan kan menggunakan tegangan 5V dengan transistor, tapi kok di gambarnya ada dua buah baterai ya ? Itu baterai yang 12V digabung sama 5V biat apa ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *