proses terjadinya petir

proses terjadinya petir. Petir atau sering disebut juga dengan halilintar adalah suatu fenomena alam yang terjadi secara alami dimana muatan listrik dari awan atau mendung akan mengalir ke bumi atau pun sebaliknya ataupun mengalir dari Satu  awan ke awan lainnya sehingga mengakibatkan muatan listrik menjadi netral

Petir mengandung muatan listrik yang cukup besar ratusan ribu volt Serta puluhan ribu ampere

[adinserter block=”1″]

saat muatan listrik yang cukup besar tersebut mengalir ke bumi maka terbentuklah kilat dan kemudian akan disusul Dengan suara bergemuruh atau sering disebut juga dengan guntur

kali in admin akan membahas tentang proses terjadi petir serta proses terjadinya guntur

proses terjadinya petir
fenomena halilintar

proses terjadinya petir

petir sering terjadi saat kondisi cuaca  mendung atau hujan. muatan listrik yang cukup besar pada awan diperoleh dari proses pergesekan antara udara dan awan.

gesekan tersebut mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan muatan antara awan dan udara yang mengakibatkan terjadinya muatan positif Dan negatif

Baca juga artikel tentang teori elektron

Sama seperti halnya jika sobat menggesekan sisir dengan kain

Seperti yang telah sobat ketahui bahwa udara basah merupakan konduktor, hal tersebut mengakibatkan muatan listrik pada awan akan mengalir melalui udara basah tersebut dan menuju ke bumi

[adinserter block=”2″]

muatan tersebut akan mengalir menuju bumi dengan cara mencari jalan yang sesingkat-singkatnya ke bumi itulah sebabnya benda yang menjulang tinggi akan sering menjadi sasaran petir

Baca juga artikel pentingnya fungsi ground dalam instalasi listrik

saat muatan yang cukup besar tersebut mengalir maka sobat akan menyaksikan bunga api listrik atau sering disebut dengan kilat dan kemudian disusul dengan guntur

proses terjadinya guntur

proses terjadinya guntur. kilat terjadi saat muatan listrik yang cukup besar mengalir ke bumi, aliran listrik tersebut mengakibatkan suhu udara disekitar naik seketika

Akibat suhu tersebut udara akan memuai dengan cepat sehingga menimbulkan aliran udara yang cukup cepat dan terdengar suara gemuruh. Hal inilah yang sebut sebagai guruh atau guntur

mengapa guntur terjadi setelah kilat?

kilat dan guntur sebenarnya terjadi secara bersamaan. Namun mengapa sobat seringkali menyaksikan kilat terlebih dahulu dan kemudian disusul dengan guntur?.  hal tersebut tidak lain karna perbedaan kecepatan rambat antara cahaya dan suara

cahaya merambat dengan kecepatan 300000 Km/s sedangkan suara merambat dengan kecepatan 340 m/s

[adinserter block=”3″]

karna perbedaan kecepatan tersebut sobat akan menyaksikan kilat terlebih dahulu dan kemudian disusul dengan guntur

semakin jauh petir terjadi dari tempat sobat maka sobat akan menyaksikan jeda yang cukup lama antara kilat dan guntur

demikian artikel tentang proses terjadinya petir serta proses terjadinya guntur

Silahkan sobat Baca juga artikel elektronika tentang cara memasang instalasi lampu rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *