prinsip kerja radio FM stereo

prinsip kerja radio FM stereo. Siaran radio FM pada awalnya adalah mono saja namun seiring dengan berkembangnya teknologi siaran FM yang mono berubah menjadi stereo. Prinsip kerja radio FM stereo berbeda dengan mono

[adinserter block=”1″]

Dalam sistem FM mono tidak ada istilah L dan R karna audio yang dihasilkan hanya satu jalur saja berbeda dengan FM stereo yang menggunakan Jalur L dan R

baca perbedaan audio mono dan stereo

Pada FM stereo akan dirasakan efek-efek seperti suara bass dikiri, kendang dikanan, vocal ditengah, kadang pula efek instrumen yang bergerak dari kiri ke kanan dan lain sebagainya

prinsip kerja radio FM stereo

kebanyakan jenis radio FM jaman dahulu adalah jenis FM mono. Setelah ditemukannya sistem FM stereo maka mayoritas masyarakat mulai berganti dari Radio FM mono menjadi stereo

Nah saat saat siaran stereo diperkenalkan, ada aturan bahwa radio jenis mono harus mampu menangkap siaran stereo maupun mono tanpa modifikasi

Untuk mengatasi hal tersebut maka pada pemancar FM stereo saluran L dan R tidak dipancarkan secara langsung melainkan yang dipancarkan adalah saluran L+R (saluran jumlah), Sinyal L-R (saluran selisih), serta sinyal pilot sebagai pengendali yang menandakan siaran yang dipancarkan adalah siaran stereo

Seperti yang sudah sobat ketahui merubah suara stereo menjadi mono maka dapat dilakukan dengan menjumlahkan saluran L+R

Saluran L+R akan dipancarkan secara langsung sehingga terdeteksi oleh semua perangkat FM mono dan mengangapnya sebagai sinyal tunggal tanpa Ldan R sedangkan sinyal L-R memodulasi sub-pembawa 38-kHz, yang menghasilkan suatu sinyal DSB-SC (Double Side Band Suppressed Carrier)

[adinserter block=”2″]

Dengan cara diatas penerima FM mono sudah dapat menerima siaran FM mono maupun stereo

Pada penerima FM stereo untuk dapat menerima siaran FM stereo diperlukan perangkat tambahan yang disebut dengan encoder FM stereo atau multiplexer FM stereo

baca juga artikel tentang mendeteksi tegangan AC menggunakan LED

Cara kerja encoder FM stereo

Seperti yang telah sobat ketahui bahwa radio FM mono menghasilkan sinyal R+L agar dapat sinyal R dan L lengkap. nah, agar didapatkan sinyal stereo R dan L terpisah

Encoder FM stereo menggunakan prinsip matrik penjumlahan dan pengurangan. Encoder FM stereo dapat sobat temui pada radio FM stereo

Cara kerja encoder FM stereo adalah akan mengaktifkan rangkaian matrik ketika menerima sinyal pilot dan mematikan rangkaian matrik ketika sinyal pilot tidak diterima

[adinserter block=”3″]

Cara kerja encoder FM stereo adalah sebagai berikut

Untuk dapat menerima sinyal L maka operasi matrix yang dilakukan adalah

cara kerja fm stereo

Dengan cara ini akan didapatkan sinyal L dengan amplitudo 2 kali dari sinyal biasa

Sedangkan untuk menerima sinyal R operasi matrix yang dilakukan adalah

rumus fm stereo

dengan cara tersebut akan didapatkan sinyal R dengan amplitudo 2 kali dari sinyal biasa

Inti dari prinsip kerja radio FM stereo adalah akan mengaktifkan rangkaian matrix saat menerima sinyal pilot sehingga sinyal L+R dan L-R dapat dipisahkan menjadi Sinyal L dan Sinyal R

Baca juga artikel lainnya tentang Pengertian arus AC dan DC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *