Perbedaan Pos dan Laman

Bagi Anda yang masih pemula, mungkin belum mengetahui perbedaan pos dan laman. Pos merupakan fitur yang digunakan untuk membuat postingan berupa tulisan, gambar, dan video yang akan dipublikasikan secara transparan pada sebuah blog.

Sedangkan laman yaitu ruang tersendiri yang digunakan untuk membuat bagian About Us, Disclaimer, Contact Us, dan Term and Conditions.

Jika sudah memasuki halaman dashboard admin, Anda dapat melihat beberapa pos dan laman. Sementara untuk kegunaannya, pos lebih sesuai untuk membuat artikel yang akan dipublikasikan secara umum. Sedangkan laman atau page lebih sesuai untuk membuat konten khusus.

Pos dan laman mempunyai optimasi yang berbeda. Pos lebih baik dalam hal optimasi karena dibuat untuk publik sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Dengan demikian, jika Anda membuat konten yang perlu dioptimasi untuk menarik pengunjung, lebih utama dibuat sebagai pos. Sementara laman lebih tepat untuk membuat konten biasa yang tidak perlu dioptimasi karena menjadi rujukan pengunjung yang memerlukan informasi terkait website saja.

Perbedaan Utama Pos dan Laman

Di samping tata letaknya yang berbeda, pos dan laman juga memiliki sejumlah perbedaan menonjol yang lain. Dalam pengaturan default, berikut perbedaan pos dan laman secara umum.

  • Laman tidak dipengaruhi waktu, sedangkan pos dipengaruhi oleh waktu.
  • Pos bersifat publik sedangkan laman bersifat khusus.
  • Pos bisa dikategorikan sedangkan laman tidak dapat.
  • Pos dapat ditautkan ke dalam RSS feed, sedangkan laman tidak.
  • Laman mempunyai fitur template custom, sedangkan pos tidak.

Baca juga

Tidak ada batasan dalam membuat pos dan laman, keduanya dapat Anda buat berapa pun sesuai kebutuhan. Konten yang tak terikat waktu seperti laman penting untuk mendapatkan informasi tertentu. Akan tetapi prioritas penilaian mesin pencari tetap pada konten yang dibuat berdasarkan waktu yang terbaru.

Demikian ulasan singkat tentang perbedaan pos dan laman dalam WordPress. Mesin pencari menyukai konten yang tampak terorganisasi. Oleh sebab itu, diharapkan Anda dapat mengatur blog atau website dengan rapi sehingga mudah ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *