pengertian bilangan heksadesimal serta fungsinya

Apakah bilangan heksadesimal itu?

Mungkin diantara sobat semua ada yang pernah bertanya tentang pengertian bilangan heksadesimal. Apakah bilangan heksadesimal itu? Apa saja fungsi bilangan heksadesimal dan mengapa menggunakan bilangan heksadesimal?

Sebelum menjawab semua pertanyaan diatas tentunya sobat harus mengetahui terlebih dahulu pengertian bilangan heksadesimal

[adinserter block=”1″]

pengertian bilangan heksadesimal

Seperti yang telah admin tuliskan pada postingan sebelumnya ada banyak sekali sistem bilangan yang  digunakan

Diantaranya adalah bilangan desimal, bilangan biner, bilangan octal, dan bilangan heksadesimal

bilangan desimal merupakan bilangan berbasis angka 10 artinya pada bilangan desimal terdapat 10 simbol yang terdiri dari angka 0 sampai 9 

Dalam kehidupan sehari-hari kita menggunakan sistem bilangan desimal ini

Ada juga bilangan biner dimana bilangan ini digunakan dalam dunia digital yang hanya menggunakan 2 simbol digit 0 dan digit 1

Untuk artikel selengkapnya tentang bilangan biner silahkan sobat baca pada bilangan biner

Ada juga bilangan octal yaitu bilangan menggunakan basis 8

pada artikel ini admin akan berfokus pada bilangan heksadesimal saja yaitu pada pengertian bilangan heksadesimal dan fungsi bilangan heksadesimal

Jadi apakah bilangan heksadesimal itu?

bilangan heksadesimal merupakan bilangan berbasis 16 artinya pada bilangan heksadesimal terdapat 16 digit atau simbol

Digit pada bilangan desimal dimulai dari digit 0 sampai digit F. Untuk lebih jelasnya sobat dapat memperhatikan tabel berikut

pengertian bilangan heksadesimal

 

mengapa menggunakan bilangan heksadesimal ?

Seperti penjelasan diatas terdapat terdapat berbagai jenis bilangan dan mungkin sobat masih ada pertanyaan

mengapa menggunakan bilangan desimal?

Bilangan heksadesimal digunakan dalam dunia digital maupun pemrograman untuk mempermudah penulisan

[adinserter block=”2″]

dalam kasus tertentu dalam sistem komputer kita akan kesulitan jika harus menggunakan bilangan biner contoh sederhananya adalah saat menunjukkan alamat memory, atau pada saat membuat koding dan lain sebagainya

perhatikan contoh penulisan berikut untuk membuat angka 255

Pada bilangan biner untuk menuliskan angka 255 dibutuhkan sebanyak 8 digit yaitu 11111111

nah pada dunia pemrograman terdapat banyak sekali kode jika sobat menuliskan bilangan dengan menggunakan bilangan biner maka akan sangat kesulitan

nah untuk mempermudahnya digunakanlah bilangan heksadesimal dimana sobat cukup menuliskan digit FF

Dengan keterangan diatas tentunya sobat sudah memahami mengapa menggunakan bilangan heksadesimal 

baca juga

fungsi bilangan heksadesimal

Seperti keterangan diatas juga fungsi bilangan heksadesimal adalah untuk mengambilkan nilai alamat memori, kode RGB, sistem mikrokontroler dan lain sebagainya
Contoh penggunaan bilangan heksadesimal adalah pada CVAVR dimana dapat meringkas atau mempermudah pada saat memasukkan nilai
Untuk artikel tentang memprogram menggunakan CVAVR dapat sobat baca pada artikel memprogram input output pada atmega 8
fungsi bilangan heksadesimal
Pada artikel tersebut dijelaskan bahwa jika menggunakan bilangan heksadesimal maka penulisan kode lebih ringkas daripada menggunakan bilangan biner maupun desimal
 
Sebenarnya masih banyak contoh fungsi bilangan heksadesimal namun intinya adalah bilangan bilangan heksadesimal digunakan untuk mempermudah penulisan
 [adinserter block=”3″]
Sedangkan untuk penyimpananan data maupun transmisi digunakan bilangan biner

Demikian artikel tentang pengertian bilangan heksadesimal fungsi bilangan heksadesimal

Baca juga artikel elektronika lainnya tentang membuat rangkaian pelipat tegangan 2 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *