Beat, Bar, Time signature dan Tempo dalam Lagu

Istilah beat, bar, time signature dan tempo menjadi makanan sehari-hari bagi orang yang paham dengan dunia musik. Jika dianalogikan, beat, bar, time signature dan tempo itu seperti halnya kita menulis dan berbicara. Terdapat titik, koma, kalimat dan paragraf. Fungsi dari istilah-istilah ini juga sama seperti itu, hanya saja ini ditempatkan dalam lagu. Apabila beat, bar, time signature dan tempo sudah digunakan dalam suatu lagu dengan sedemikian rupa, maka hasil akhirnya biasa disebut dengan ritme.

[adinserter block=”1″]

Untuk menghasilkan ritme yang harmonis dan indah, diperlukan kreativitas dan kecerdasan dalam bermusik. Pada kali ini, kami akan menjelaskan mengenai beat, bar, time signature dan tempo yang ada di dalam lagu. Simak baik-baik apabila Anda ingin mengerti definisi serta contoh dari istilah-istilah musik tersebut.

Beat dan bar dalam lagu

Pertama-tama yang harus kita pelajari dari beat, bar, time signature dan tempo dalam lagu adalah beat. Beat atau Irama adalah ketukan, seperti 1-2-3-4, yang biasa kita hitung ketika memainkan atau mendengar sebuah lagu. Beat membagi sebuah frasa menjadi bagian-bagian yang seragam, dimana satu beat nantinya bisa dibagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil bila dibutuhkan.

Sedangkan bar adalah frase musik dalam lagu, yang terdiri dari beberapa beat. Satu bar pada lagu komersial umumnya memiliki 4 beat, sehingga terdiri dari 4 ketukan. Bagian-bagian lagu seperti Verse dan Chorus, biasanya diukur menggunakan bar.

Time signature dalam lagu

Selanjutnya, unsur penting selanjutnya yang perlu dipelajari dari beat, bar, time signature dan tempo dalam lagu adalah time signature. Time signature atau tanda waktu menandakan berapa banyak beat dan selama apa beat tersebut dalam satu bar.

Time Signature ini cukup simpel, namun untuk benar-benar menguasai time signature membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Salah satu contoh adalah lagu komersial yang umumnya memiliki 4 beat dalam satu bar yaitu 4/4, berarti time signature nya 1/4 pada masing-masing not.

Baca juga

Tempo dalam lagu

Terakhir, yang tidak kalah penting untuk dipahami dari beat, bar, time signature dan tempo dalam lagu adalah tempo. Tempo menandakan seberapa cepat lagu dimainkan. Dulu, orang menggunakan alat yang bernama metronome untuk menentukan tempo. Tapi sekarang sudah banyak alat yang bisa menggantikan metronome tersebut.

Beat, Bar, Time signature dan Tempo dalam Lagu
Sebuah metronome

Istilah modern untuk tempo adalah BPM atau Beats per Minute, yaitu berapa banyak ketukan yang terjadi dalam waktu 60 detik. Semakin banyak ketukan yang terjadi dalam waktu 60 detik, maka ritme yang dihasilkan semakin cepat. Begitu pula sebaliknya akan menghasilkan ritme lambat.

[adinserter block=”2″]

Dalam pengetahuan musik klasik, tempo ditandai dengan istilah-istilah bahasa Italia seperti Adagio, Allegretto, dan Presto, yang masing-masing memiliki kecepatan tertentu. Namun, untuk produksi musik modern, lebih mudah menentukan kecepatan lagu menggunakan BPM.

Struktur ritme sama pentingnya untuk menentukan suasana dan mood dari lagu seperti melodi dan harmoni. Gabungan melodi harmoni yang minor, dengan ritme yang lambat akan memberikan kesan sedih, sedangkan dengan ritme yang cepat memberikan kesan semangat.

Itulah tadi penjelasan mengenai beat, bar, time signature dan tempo dalam lagu. Keempat komponen tersebut tidak bisa dipisahkan satu sama lain, karena saling melengkapi. Anda bisa mengutak-atik salah satu dari komponen tersebut untuk mendapatkan ritme baru yang mungkin lebih baik dari ritme awal.

[adinserter block=”3″]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *